Ya.. memang betul pada perinsipnya bahan pemanis adalah suatu zat yang digunakan untuk membuat suatu makanan lebih manis.. tapi menurut bahasa ilmiahnya (ciellaahh) Pemanis merupakan senyawa kimia yang sering ditambahkan dan digunakan untuk keperluan produk olahan pangan, industri serta minuman dan makanan kesehatan. Bahan kimia pemanis adalah zat yang dapat menimbulkan rasa manis, atau membantu mempertajam lidah terhadap rasa manis.
- Berdasarkan proses produksi dikenal suatu jenis pemanis yaitu sintetis dan natural. Bahan pemanis sintetis dihasilkan melalui proses kimia. Contoh dari pemanis ini antara lain taumatin, alimat, siklamat, aspartam, dan sakarin. Pemanis natural dihasilkan dari proses ekstraksi atau isolasi dari tanaman dan buah atau melalui enzimatis, contohnya sukrosa, glukosa, fruktosa, sorbitol, mantitol, dan isomalt.
- Berdasarkan fungsinya dibagi dalam dua kategori yaitu bersifat nutritif dan non-nutritif.. Pemanis nutritif adalah pemanis yang dapat menghasilkan kalori atau energi sebesar 4 kalori/gram. Sedangkan pemanis non-nutritif adalah pemanis yang digunakan hanya untuk meningkatkan kenikmatan cita rasa produk-produk tertentu.
Walupun terasa maniss dan enak di mulut bahan pemanis juga mengandung efek negatif lho.. kalau dikonsumsi berlebihan (terutama bahan pemanis buatan) selain dapat merusak gigi kita bahan pemanis buatan ini juga dapat berpengaruh pada mood seseorang, kecemasan, pusing, kepanikan, mual, iritabilitas, gangguan ingatn dan konsentrasi.(iihh ngerrii)
Jadi walaupun enak kita tetep harus membatasinya dan juga berperilaku hidup sehat agar terhindar dari efek sampingnya... (Chhaayyoo)!!
DON'T WORRY GET YOUR SWEET..!!












